Tampilkan postingan dengan label Etika Beragama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etika Beragama. Tampilkan semua postingan
Bisnis Investasi

KATA PENUTUP BAB ETIKA BERAGAMA

PENUTUP

Kami mohon kepada Allah SWT semoga berkenan memberi petunjuk dan memaafkan kita, memberi kekuatan kepada kita, memberkati segala nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita dan menyelamatkan kita dari keputusan-Nya yang buruk, karena tiada seorang pun yang mampu menolak keputusan-Nya. Dia tidak memuliakan oprang yang memusuhinya, dan tidak merendahkan orang yang diangkat-Nya.
Semoga Allah memberkati kita dan kami memohon ampun pada-Nya. Kami bertaubat kepada-Nya. Kami berdoa semoga Dia melimpahi Nabi Muhammad SAW dengan segala shalawat dan salam-Nya.
Segala puji bagi Allah seru sekalian alam, dan semoga Dia melimpahkan shalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang ummi.



Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya

  1. ETIKA ADZAN
  2. ETIKA ANAK TERHADAP ORANG TUA
  3. ETIKA BERAGAMA Al-Adab fid-Diin
  4. ETIKA BERBUAT KEBAIKAN
  5. ETIKA BERDOA
  6. ETIKA BERHAJI
  7. ETIKA BERHARI RAYA (‘ID)
  8. ETIKA BERI’TIKAF
  9. ETIKA BERJALAN MENGANTAR JENAZAH
  10. ETIKA BERPUASA
  11. ETIKA BERSEDEKAH
  12. ETIKA BERTETANGGA - New !!
  13. ETIKA BERWUDHU
  14. ETIKA DI KAMAR MANDI
  15. ETIKA DUDUK DI (PINGGIR) JALAN
  16. ETIKA IHRAM
  17. ETIKA IMAM
  18. ETIKA ISTRI BAGI DIRI SENDIRI
  19. ETIKA JIHAD - New !!
  20. ETIKA KE WC
  21. ETIKA MAJIKAN TERHADAP SAHAYA - New !!
  22. ETIKA MAKAN
  23. ETIKA MASUK MADINAH
  24. ETIKA MASUK MAKKAH
  25. ETIKA MASUK MASJID
  26. ETIKA MELAKUKAN SHALAT ISTISQA’
  27. ETIKA MINTA IZIN (UNTUK MASUK RUMAH)
  28. ETIKA MINUM
  29. ETIKA ORANG FAKIR
  30. ETIKA ORANG KAYA
  31. ETIKA ORANG MULIA
  32. ETIKA ORANG TUA TERHADAP ANAK
  33. ETIKA ORANG YANG BELAJAR MEMBACA AL-QUR’AN
  34. ETIKA ORANG YANG BERTA’ZIYAH
  35. ETIKA ORANG YANG MEMBERI
  36. ETIKA ORANG YANG MENERIMA
  37. ETIKA ORANG YANG MENGAJARKAN AL-QUR’AN
  38. ETIKA ORANG YANG MENGKHUSUSKAN DIRI
  39. ETIKA ORANG YANG SEDANG SAKIT
  40. ETIKA PEKERJA
  41. ETIKA PEMINTA
  42. ETIKA PENCARI HADITS
  43. ETIKA PENDENGAR
  44. ETIKA PENGAJAR ANAK-ANAK
  45. ETIKA PENGUASA TERHADAP RAKYAT - New !!
  46. ETIKA PENYAMPAI HADITS
  47. ETIKA PERGAULAN
  48. ETIKA QIRA’AT
  49. ETIKA RAKYAT TERHADAP PENGUASA - New !!
  50. ETIKA SAHAYA TERHADAP MAJIKAN - New !!
  51. ETIKA SEORANG HAKIM - New !!
  52. ETIKA SEORANG ILMUWAN
  53. ETIKA SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMI
  54. ETIKA SEORANG KHATIB
  55. ETIKA SEORANG MUKMIN DI HADAPAN ALLAH SWT
  56. ETIKA SEORANG MURID TERHADAP GURU
  57. ETIKA SEORANG PEDAGANG
  58. ETIKA SEORANG PENASEHAT
  59. ETIKA SEORANG PEREMPUAN BILA DIPINANG SEORANG LAKI-LAKI
  60. ETIKA SEORANG SAKSI - New !!
  61. ETIKA SEORANG SEKRETARIS
  62. ETIKA SEORANG SUAMI TERHADAP ISTRI
  63. ETIKA SEORANG SUFI
  64. ETIKA SEORANG TAWANAN - New !!
  65. ETIKA SEORANG TEMAN
  66. ETIKA SESEORANG JIKA HENDAK MENIKAHI
  67. ETIKA SHALAT
  68. ETIKA SHALAT JUM’AT
  69. ETIKA SHALAT KHUSUF
  70. ETIKA SHALAT TAHAJUD
  71. ETIKA SUAMI BAGI DIRI SENDIRI
  72. ETIKA SUAMI ISTRI
  73. ETIKA TIDUR
  74. ETIKA TUKANG EMAS
  75. ETIKA UMUM - New !!
  76. ETIKA ‘UZLAH
Read More
Bisnis Investasi

ETIKA UMUM

ETIKA UMUM

Sebagian orang bijiak mengatakan bahwa di antara ajaran beretika ialah, bahwa anga harus menemui kawan maupun lawan dengan wajah simpatik tanpa harus merendahkan mereka, tidak takut terhadap mereka, menghormati mereka dengan tidak berlebihan, dalam setiap hal anda harus berlaku sederhana, tidak memandang kanan kiri dengan nada angkuh, jangan banyak menoleh, jangan berdiri dihadapan jamaah dan jika mereka menggunjing maka sebaiknya anda pergi meninggalkan tempat itu. Jangan melihat jari-jemari tangan, jangan memainkan cincin yang anda pakai, jangan membersihkan kotoran gigi dihadapan umum, jangan memasukkan tangan kelubang hidung, jangan memukul la;at di wajah anda, jangan sering menguap dihadapan umum.

Anda hendaknya duduk dengan tenang, pandai mengatur kata-kata, mendengarkan perkataan yang baik yang disampaikan oleh orang lain kepada anda dengan tanpa menampakkan rasa kagum, butuh dan minta diulangi, acuh terhadap senda gurau dan dongeng, tidak menceritakan kekaguman anda pada orang tua dan tetangga, tidak berhias seperti yang dilakukan oleh perempuan tetapi juga tidak polos seprti hamba sahaya.
Berlaku sederhana dalam setiap hal, hindari sikap berlebihan dalam ber-make-up maupun memakai minyak rambut, tidak memaki-maki pada waktu bercerita.

Janganlah anda memberitahu istri atau anak apalagi orang lain tentang apa yang anda miliki, sebab bila mereka memandang bahwa milik anda itu sedikit maka mereka akan bersedih, bila mereka memandang banyak ternyata anda tidak bisa memuaskan keinginan mereka. Oleh sebab itu cintailah mereka tanpa dengan sikap keras dan jangan pula melemahkannya.
Jika anda bertengkar janganlah mencaci maki, mengobral harga diri lawan anda, dan jangan pula berlaku tidak adil, pikirkan baik-baik argumentasi yang akan anda kemukakan, jangan banyak menuding dan jangan mengangkat lutut anda. Jika kemarahan anda sudah reda maka bicaralah kembali.

Jika nada bertugas menemani penguasa bersikaplah hati-hati, harus waspada melihat perubahan sikapnnya terhadap anda, berlaku lembut terhadapnya, ajaklah ia berbicara sesuai dngan apa yang menjadi kehndaknya. Jangan sembarang masuk ketika ia sedang berada diantara keluarga dan pembantunya, walau ia mendengar kedatangan anda.
Berhati-hatilah terhadap teman anda yang sehat, sebab bisa jadi ia termasuk salah sorang musuh anda. Janganlah anda memuliakan orang yang berharta melebihi harga diri anda sendiri.

Jangan terlalu sering meludah dihadapan orang banyak. Sebab yang berlaku demeikian anggap sebagai perempuan. Janganlah anda menampakkan rasa sakit hati terhadap teman anda, sebab ketika anda mendapat peristiwa, bisa menyebabkan permusuhan.
Jangan mempermainkan orang pandai sebab ia bisa mendendam kepada anda. Jangan mempermainkan orang bodoh sebab akan menjadikannya berani kepada diri anda. Mempermainkan seperti itu akan menjatuhkan wibawa, menurunkan martabat, menghilangkan simpati, dan menimbulkan rasa kecewa, menghilangkan rasa kasih saying dan mengurangi nilai orang yang pandai, sehingga orang yang bodoh berani terhadap anda, bahkan bisa mematikan hati, menjauhkan diri dari Allah, menimbulkan rasa sesal, merusak cita-cita, menutup rahasi-rahasia Ilahi, mematikan hati, memperbanyak dosa dan membuka aib.


Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya

Read More
Bisnis Investasi

ETIKA SEORANG TAWANAN

ETIKA SEORANG TAWANAN

Jangan mengharapkan jalan keluar selain dari Allah, tidak mengorbankan diri untuk maksiat kepada Allah, tidak berputus asa dari rahmat-Nya, mengosentrasikan harapan dihadapan Allah, tahu bahwa dirinya selalu berada dalam lindungannya, tidak mengambil harta musuh yang diharamkan Allah, tidak mengeluh selain kepada-Nya.


Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya



Read More
Bisnis Investasi

ETIKA JIHAD

ETIKA JIHAD

Benar niatnya, rindu kepada Allah, rela berkorban, tenang terhadap serangan, menekan rasa ingin pulang dari medan perang, dan memantapkan niat bahwa kalimat Allah adalah yang benar, meninggalkan belenggu, melunasi hutang sebelum keluar menujju medan perang, pada waktu perang selalu ingat kepada Allah dimana saja berada.


Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya


Read More
Bisnis Investasi

ETIKA SEORANG SAKSI

ETIKA SEORANG SAKSI

Merasa aman, tidak berkhianat, teguh dalam menyampaikan kesaksian, dan tidak banyak lupa, tidak banyak mendebat kepada pengguasa.



Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya

Read More
Bisnis Investasi

ETIKA SEORANG HAKIM

ETIKA SEORANG HAKIM

Membisaakan diri untuk diam, menunjukkan kewibawaan, tidak usil, tidak bertindakyang merugikan dan tidak adil, bertindak sopan terhadap budak atau janda, bersikap hati-hati terhadap anak yatim, menjaga secara hati-hati dan harus dipetimbangkan masak-masak, berlaku sopan terhadap lawan, tidak cenderung terhadap salah satu pihak yang berperkara, memberi nasihat kepada pihak yang bersalah, selalu berlindung kepada Allah agar putusan yang diberikan benar.



Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya


Read More
Bisnis Investasi

ETIKA RAKYAT TERHADAP PENGUASA

ETIKA RAKYAT TERHADAP PENGUASA

Tidak sering mondar-mandir kerumah penguasa, tidak minta tolong kepada penguasa kecuali darurat, selalu menampakkan harga diri kepada penguasa walau ia ramah, tidak menarik perhatian kepada sultan walau ia lembut, tidak banyak bertanya sekalipun ia berkenan untuk menjawab, mendoakannya, tetapi jangan mengumpat atau menggunjing ketika tidak berada di hadapannya.


Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya


Read More
Bisnis Investasi

ETIKA PENGUASA TERHADAP RAKYAT

ETIKA PENGUASA TERHADAP RAKYAT

Berlaku lembut penuh kasih sayang, tidak bertindak keras (otoriter), berpikir sebelum memerintah, tidak takabur terhadap orang-orang yang berkududkan sembari menghilangkan rasa permusuhan terhadap mereka, bersikap kasih saying terhadap rakyat umum dengan disertai wibawa dan memperhatikan persoalan-persoalan sampingan, bersikap menjaga diri (muru’ah) terhadap ahli ilmu, bersikap lapang dada terhadap mereka, sahabat dan kerabat, waspada terhadap perkara criminal dan selalu melindungi rakyat.


Di Kutib Dari : 
Imam Ghazali
Kaidah-Kaidah Sufi
Keluar Dari Kemelut Tipu Daya


Read More